Judul: Peran pendidik
Bahan ini cocok untuk Informasi / Pendidikan Umum bagian SISTEM PENDIDIKAN / EDUCATION SYSTEM.
Nama & E-mail (Penulis): nur hanifah
Saya Masyarakat di Semarang
Topik: Kualitas pendidik
Tanggal: 10 Oktober 2007
Selama ini kita sering mendengar istilah ada guru dan pendidik. Sekilas mungkin sama namun sesungguhnya sangatlah berbeda. Yang saya fahami guru yang selama ini ada di indonesia hanya sekedar mengajar di kelas dan bila waktu sekolah usai maka usilah tugas seorang guru. Namun pendidik adalah guru yang senantiasa melaksanakan tugasnya sepanjang waktu. Pendidik yang berkualitas adalah pendidik yang selalu siap membuka pintu bagi semua murid2nya tanpa memandang apapun dari murid itu. Guru sebaiknya mampu dekat pada murid2nya baik lahiriah maupun batiniah. membantu muridnya memecahkan masalah dan menjadi tempat solusi serta motivator yang baik.
Kita lihat banyak sekali anak2 yang broken home sehingga mereka cenderung untuk merusak diri mereka sendiri. Hal seperti ini menyebabkan lambat laun generasi muda indonesia menjadi generasi yang rusak mentalnya...apakah akan dibiarkan seperti ini ? Bila peran pendidik dapat maksimal maka para pemuda bangsa walaupun mungkin ada yang bermasalah nmun bila terus mendapat motivasi dari pendidik maka mereka tidak akan menjadi rusak. Saya memang hanyalah alumni madrasah Aliyah dan tidak mampu melanjutkan kuliah karena keterbatasan dana yang ada. Tapi saya menemukan sesosok pendidik yang terus memotivasi saya untuk tidak putus asa.
Beliau sangatlah saya hormati karena terus memotivasi saya dan murid lainnya dengan ikhlas walaupun saya telah berada jauh dan bukan lagi menjadi muridnya. Sekian masukan dari saya semoga bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.
Saya nur hanifah setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). .
|
CATATAN: Artikel-artikel yang muncul di sini akan tetap di pertanggungjawabkan oleh penulis-penulis artikel masing-masing dan belum tentu mencerminkan sikap, pendapat atau kepercayaan Pendidikan Network.
|
|